Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » REGIONAL » Lawan Rendahnya Minat Baca, Komunitas Guru Suka Baca Resmi Bergerak

Lawan Rendahnya Minat Baca, Komunitas Guru Suka Baca Resmi Bergerak

  • account_circle Agus Subekti
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

Salatiga | EksposJateng.com – Kegelisahan itu lama beredar di ruang-ruang kelas: minat baca siswa rendah, daya paham tersendat, diskusi sering berakhir dangkal. Namun Jumat siang, 27 Februari 2026, di ruang hangat , kegelisahan itu menjelma menjadi gerakan.

Komunitas Guru Suka Baca resmi menggelar pertemuan perdananya bertajuk “Guru Guneman #1”. Sebuah forum berbagi buku yang sederhana dalam bentuk, tetapi terasa serius dalam niat. Lima guru tampil bergantian, membedah buku dengan gaya yang tak seragam—seperti kelas-kelas yang hidup oleh karakter pengajarnya masing-masing.

Komunitas ini lahir dari keyakinan yang nyaris terdengar klise, tetapi justru kerap diabaikan: guru harus menjadi pembaca aktif. Dari tangan merekalah pengetahuan dirawat, rasa ingin tahu disemai, dan buku menemukan kembali martabatnya sebagai bahan bakar berpikir kritis.

Di forum itu, resensi tak dibacakan dengan nada datar. Ada yang mengisahkan buku layaknya dongeng, hangat dan mengalir. Ada yang menyelipkan humor cerdas hingga tawa pecah di sela paragraf. Seorang guru bercerita reflektif, mengaitkan isi buku dengan pengalaman mengajar yang getir sekaligus membahagiakan. Bahkan satu sesi terasa seperti pengajian kecil—penuh wejangan, tenang, dan kontemplatif.

Perhatian peserta tersedot ketika Kak Nita membedah buku Ensexclopedia. Topik pendidikan seks yang kerap diselimuti kecanggungan, diurai dengan bahasa ringan namun berbobot. Ia membuka ruang dialog tentang literasi seksualitas—bukan sebagai sensasi, melainkan sebagai kebutuhan keluarga dan sekolah.

“Seru banget menyimak resensi Kak Nita mengenai sex education dengan dibantu buku Ensexclopedia tadi. Setelah ini jadi pengen beli bukunya, bertukar pikiran sama ayahnya anak-anak, terus kita mulai petualangan belajar seksualitas bersama anak-anak,” ungkap Bunda Joe, salah satu ibu yang hadir bersama anak remajanya.

Di sudut ruangan, tampak dan Dodik Mariyanto, founder School of Life Lebah Putih dan Arunika, menyimak dengan wajah sumringah. Septi menyebut gerakan ini sebagai ikhtiar sunyi yang layak dirawat.

“Saya senang kakak-kakak terus belajar dan banyak membaca. Kalau kakak-kakaknya saja kemana-mana bawa buku bacaan, maka saya optimis generasi anak-anak yang dirawat oleh kakak yang gemar membaca adalah calon generasi emas yang mulia, memiliki rasa empati yang kuat sekaligus kritis dan solutif dalam memecahkan masalah,” ungkap Septi.

Kehadiran para tokoh pendidikan itu mempertegas bahwa forum ini bukan sekadar klub baca. Ia adalah strategi kebudayaan dalam skala kecil: membangun fondasi generasi dari hulu, yakni guru.

Pertemuan ini juga diramaikan pegiat literasi dari serta tim . Kolaborasi lintas komunitas itu memberi pesan sederhana: literasi tak bisa dikerjakan sendirian.

Gerakan ini tumbuh dari paradoks yang tak nyaman. Sejumlah penelitian menunjukkan tingkat literasi Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar. Ironisnya, dalam beberapa survei, guru termasuk kelompok dengan frekuensi membaca yang relatif rendah dibanding profesi lain. Dari keganjilan itulah Guru Suka Baca berangkat.

“Bagaimana mungkin kita berharap siswa mencintai buku jika guru tidak lebih dulu akrab dengannya?” menjadi pertanyaan reflektif yang menggema di antara kursi-kursi lipat sore itu.

Melalui komunitas ini, para guru mencoba membangun ruang aman untuk bertumbuh sebagai pembaca—bukan untuk saling menghakimi, bukan untuk berlomba jumlah buku, melainkan untuk merayakan setiap halaman yang selesai dibaca dan dipahami.

“Guru Guneman” direncanakan menjadi agenda rutin bulanan. Harapannya, ia tak berhenti sebagai euforia pertemuan pertama, melainkan menjelma budaya baru di kalangan pendidik: membaca sebagai laku, berpikir sebagai kebiasaan, dan refleksi sebagai napas kelas.

Sebab ketika guru membaca, siswa melihat.
Ketika guru berpikir, siswa belajar berpikir.
Dan ketika guru mencintai buku, literasi menemukan rumahnya kembali.

  • Penulis: Agus Subekti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PERAK 2026: Dari “Good” Menuju “Great”, Keluarga Menyambut Ramadhan dengan Cara Berbeda

    PERAK 2026: Dari “Good” Menuju “Great”, Keluarga Menyambut Ramadhan dengan Cara Berbeda

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Agus Subekti
    • 0Komentar

    Ungaran | EksposJateng.com –  Di tengah sejuknya alam Polobogo, Kabupaten Semarang, puluhan keluarga dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul dalam satu tujuan: mempersiapkan Ramadhan dengan lebih sadar, hangat, dan bermakna. Selama tiga hari, 16–18 Januari 2026, Camping Ground Boemisora menjadi saksi berlangsungnya PERAK 2026 (Perindu Ramadhan Keluarga), sebuah ruang temu keluarga lintas kota dan lintas generasi. […]

  • Joget Massal dan Nostalgia: Temu Kangen Koes Plus Bersaudara Gegerkan Balkondes Wanurejo

    Joget Massal dan Nostalgia: Temu Kangen Koes Plus Bersaudara Gegerkan Balkondes Wanurejo

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Hadi Santoso
    • 0Komentar

    BOROBUDUR | EksposJateng.com – Suasana Balkondes Wanurejo, Borobudur, Minggu (29/6/2025), seolah disulap jadi lautan nostalgia. Ratusan pencinta Koes Plus dari berbagai penjuru tumpah ruah menghadiri acara Temu Kangen Koes Plus Bersaudara yang berlangsung penuh gegap gempita sejak pukul 10.00 WIB. Acara makin semarak saat David Koeswoyo, cucu dari keluarga legendaris Koeswoyo, naik ke panggung dan […]

  • Polisi Bongkar Prostitusi Online di Mranggen, Korbannya Anak di Bawah Umur

    Polisi Bongkar Prostitusi Online di Mranggen, Korbannya Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle M. Supadi
    • 0Komentar

    Demak| EksposeJateng.com – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Demak berhasil membongkar praktik dugaan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur yang dijalankan secara daring. Seorang perempuan berinisial RO alias Della (37) diamankan dari sebuah rumah kos di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen. Dalam operasi tersebut, polisi menemukan dua korban perempuan, salah satunya masih […]

  • Dikaji Pemkot, Proyek Rumah Makan di Sultan Agung Disorot Warga: Jika Terbukti Langgar Batas, Diminta Ditindak Tegas

    Dikaji Pemkot, Proyek Rumah Makan di Sultan Agung Disorot Warga: Jika Terbukti Langgar Batas, Diminta Ditindak Tegas

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Andi Saputra
    • 0Komentar

    Semarang | EksposJateng.com – Riak sengketa pembangunan rumah makan di Jalan Sultan Agung No. 79, Kecamatan Gajahmungkur, makin menguat. Laporan warga soal dugaan kerusakan bangunan membuat Pemerintah Kota Semarang menerjunkan Dinas Penataan Ruang (Distaru) bersama tim ahli untuk menelisik langsung kondisi di lapangan, Rabu (28/1/2026). Di hadapan bangunan yang tengah dibangun, Kepala Bidang Tata Bangunan […]

  • Pawai Taaruf Meriahkan Tahun Baru Islam di Salatiga, Ribuan Peserta Tampilkan Nuansa Religi dan Budaya Lokal

    Pawai Taaruf Meriahkan Tahun Baru Islam di Salatiga, Ribuan Peserta Tampilkan Nuansa Religi dan Budaya Lokal

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Bang Nur
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Pemerintah Kota Salatiga kembali menggelar kegiatan kirab keagamaan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah melalui Pawai Taaruf 2025, Sabtu (28/06/2024). Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan. Sebanyak 58 grup atau lembaga turut ambil bagian dalam pawai tersebut, terdiri atas satuan […]

  • Kecelakaan di Sukarno Hatta Salatiga, Angkota Hantam Ertiga, Sopir Alami Luka Kaki

    Kecelakaan di Sukarno Hatta Salatiga, Angkota Hantam Ertiga, Sopir Alami Luka Kaki

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle Bang Nur
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Kecelakaan lalu lintas cukup dramatis terjadi di Jalan Sukarno Hatta, tepatnya di dekat Toko Ban Satria, Kelurahan Cebongan, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Selasa (1/7/2025). Dua kendaraan terlibat dalam insiden ini, yakni Mitsubishi angkota bernomor polisi H 1279 OB dan Suzuki Ertiga dengan nomor polisi H-1859-FA. Kasat Lantas Polres Salatiga, AKP Darmin […]

expand_less