Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » REGIONAL » Platform SPARTAVBUD Digagas, Pelaku Budaya Semarang Bidik Pasar Digital

Platform SPARTAVBUD Digagas, Pelaku Budaya Semarang Bidik Pasar Digital

  • account_circle Haris
  • calendar_month Sab, 11 Apr 2026
  • comment 0 komentar

Semarang | EksposJateng.com – Transformasi digital mulai menjadi kebutuhan mendesak bagi pelaku seni dan budaya di daerah. Di Kota Semarang, langkah itu mulai diarahkan melalui pengembangan platform khusus bernama SPARTAVBUD (Smart Platform for Art and Cultural Digital Marketing).

Gagasan ini mencuat dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan Yayasan Dewi Sartika melalui program Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI di IBC Center, Jumat (10/4/2026).

Forum yang mengangkat tema pendalaman digitalisasi promosi budaya itu menyoroti masih terbatasnya akses pelaku seni terhadap platform pemasaran yang sesuai dengan karakter produk budaya.

Ketua panitia FGD, Yanuar Aris Budiarto, mengatakan kekayaan budaya Semarang sejatinya memiliki nilai jual tinggi. Namun, belum seluruhnya mampu menjangkau pasar yang lebih luas, terutama di ranah digital.

Menurut dia, platform umum belum sepenuhnya mampu merepresentasikan produk budaya yang sarat nilai, cerita, dan konteks sosial.

“Dibutuhkan ruang khusus yang bisa mengangkat keunikan produk budaya sekaligus memperluas akses pasarnya,” ujar Yanuar.

SPARTAVBUD pun dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut, dengan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada transaksi, tetapi juga narasi dan identitas budaya.

Seniman Salafi Handoyo menilai kehadiran platform ini dapat membantu menyeimbangkan aspek produksi dan pemasaran yang selama ini timpang.

“Banyak seniman fokus berkarya, tetapi belum memiliki strategi pemasaran yang kuat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kurasi dalam platform tersebut untuk menjaga kualitas karya yang ditampilkan.

Di sisi lain, praktisi budaya Akhyar M Permana melihat tantangan utama terletak pada adaptasi teknologi. Meski memiliki jaringan komunitas yang solid, pelaku seni dinilai masih perlu penguatan dalam pemanfaatan digital.

“Platform ini bisa menjadi pintu masuk untuk meningkatkan kapasitas digital mereka,” ujarnya.

Selain itu, SPARTAVBUD diharapkan mampu berfungsi sebagai ruang edukasi sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi.

Pengamat budaya Junaidi Abdul Munif menilai inisiatif ini sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam pemajuan kebudayaan.

Ia berharap pengembangan platform tersebut dapat berkelanjutan dan menjadi model integrasi antara budaya dan teknologi.

“Digitalisasi bukan sekadar tren, tetapi peluang untuk memperluas eksistensi budaya ke level yang lebih tinggi,” kata Junaidi. (*)

  • Penulis: Haris

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bamsoet: Dunia Masuki Fase Rawan Geopolitik, KADIN Dukung Penuh Kebijakan Pemerintah Prabowo

    Bamsoet: Dunia Masuki Fase Rawan Geopolitik, KADIN Dukung Penuh Kebijakan Pemerintah Prabowo

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    JAKARTA | EksposJateng.com – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan kalangan dunia usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia mendukung penuh kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks. Menurut Bamsoet, dunia saat ini memasuki fase paling rawan sejak berakhirnya Perang Dingin. Ketegangan geopolitik meningkat di […]

  • Semangat Punakawan, Nafas Rakyat di Tengah Panggung Negeri

    Semangat Punakawan, Nafas Rakyat di Tengah Panggung Negeri

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Agus Subekti
    • 0Komentar

    BANYUMAS | EksposJateng.com – Di dunia pewayangan, Punakawan – Semar, Gareng, Petruk, dan Bagong – adalah pamomong setia para ksatria Pandawa, pelindung negeri Indraprasta. Namun di tangan seniman Banyumas, sosok mereka tak lagi hanya milik wayang kulit. Mereka hadir dalam wajah-wajah rakyat kecil: petani, nelayan, buruh, dan peternak. Inspirasi ini lahir dari tangan almarhum Hadi […]

  • PLN Icon Plus Hadirkan HCS Ultima, Pengisian Mobil Listrik di Rumah Makin Mudah

    PLN Icon Plus Hadirkan HCS Ultima, Pengisian Mobil Listrik di Rumah Makin Mudah

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle harian7news@gmail.com
    • 0Komentar

    Surabaya | EksposJateng.com – Kabar baik bagi pemilik mobil listrik! PLN Icon Plus baru saja meluncurkan layanan Home Charging Services (HCS) Ultima – Easy Charging, Easy Living di Ballroom Grand City Convex, Surabaya, Rabu (27/8). Kini, isi daya mobil listrik di rumah bisa dilakukan dengan aman, cepat, dan langsung dipantau lewat aplikasi. Dalam acara peluncuran, […]

  • Momen Hari Bhayangkara ke-79, 61 Personel Polres Semarang Naik Pangkat

    Momen Hari Bhayangkara ke-79, 61 Personel Polres Semarang Naik Pangkat

    • calendar_month Sen, 30 Jun 2025
    • account_circle M. Supadi
    • 0Komentar

    Ungaran | EskposJateng.com – Sebanyak 61 personel Polres Semarang menerima kenaikan pangkat reguler dan pengabdian dalam upacara yang digelar pada Senin (30/6/2025), bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-79. Upacara berlangsung di Lapangan Catur Prasetya Polres Semarang dan dipimpin langsung oleh Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si. Dari total jumlah personel yang naik pangkat, […]

  • Pemisahan Pemilu, Haris Desak Revisi UU untuk Perkuat Demokrasi

    Pemisahan Pemilu, Haris Desak Revisi UU untuk Perkuat Demokrasi

    • calendar_month Jum, 27 Jun 2025
    • account_circle Bang Nur
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com — Anggota Komisi IX DPR RI, Muhammad Haris, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memisahkan pelaksanaan pemilu nasional dan pemilu daerah. Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, keputusan MK adalah langkah strategis dalam memperkuat sistem demokrasi, baik di tingkat pusat maupun daerah. “Ini menarik, karena dengan putusan MK, implikasinya DPR […]

  • Grebeg Kutowinangun Kidul, Wujud Pelestarian Budaya dan Penghormatan Sejarah di Salatiga

    Grebeg Kutowinangun Kidul, Wujud Pelestarian Budaya dan Penghormatan Sejarah di Salatiga

    • calendar_month Ming, 29 Jun 2025
    • account_circle Bang Nur
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Pemerintah Kota Salatiga menggelar Grebeg Kutowinangun Kidul pada Minggu (29/6/2025) di kawasan Jl. Nanggulan, tepatnya di Balai Dukuh RW 6, Kelurahan Kutowinangun Kidul. Kegiatan budaya ini sarat makna dan nilai sejarah, sekaligus menjadi bentuk penghormatan terhadap sosok Kyai Johar Manik, salah satu panglima perang Pangeran Diponegoro yang turut berjasa dalam perjuangan […]

expand_less