Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERKINI » Menteri PPPA Soroti Keamanan Santri Putri, Pesantren Diminta Tak Lagi Toleran terhadap Kekerasan

Menteri PPPA Soroti Keamanan Santri Putri, Pesantren Diminta Tak Lagi Toleran terhadap Kekerasan

  • account_circle Indra W
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

BANJARNEGARA | EksposJateng.com – Menteri Arifah Choiri Fauzi mengingatkan pondok pesantren tidak boleh lagi menganggap persoalan kekerasan terhadap santri sebagai isu sepele atau urusan internal semata.

Dalam Halaqah Interaktif Pengasuh Pesantren Putri se-Jawa Tengah di Pendapa Dipayudha Adigraha, Banjarnegara, Minggu (10/5/2026), Menteri PPPA menegaskan pesantren memiliki tanggung jawab penuh menciptakan ruang pendidikan yang aman karena santri hidup 24 jam di lingkungan pondok.

“Mari bersama-bersama kita wujudkan pondok pesantren yang aman, bebas kekerasan, menjunjung tinggi nilai pendidikan dan kasih sayang. Santri selama 24 jam berada dalam pengasuhan pesantren, bukan bersama orang tuanya,” kata Arifah.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus kekerasan dan perundungan di lingkungan pendidikan berbasis asrama, termasuk pesantren.

Menurut Arifah, ada empat aspek penting yang harus dijamin pengelola pondok pesantren, yakni keamanan fisik santri, perlindungan kehormatan dan martabat, keamanan psikologis dari bullying, serta kenyamanan dalam belajar.

“Santri harus terlindungi secara fisik, terjaga martabat dan kehormatannya, tidak mengalami tekanan psikis akibat bullying, dan mendapatkan ruang belajar yang nyaman agar tumbuh menjadi generasi unggul,” tegasnya.

Kegiatan yang digagas Rabithah Ma’ahid Islamiyah PWNU Jawa Tengah itu diikuti sekitar 350 peserta, terdiri atas pengasuh pesantren putri dan para musyrifah dari wilayah Karesidenan Banyumas. Forum mengangkat tema penguatan sistem perlindungan santri berbasis nilai-nilai pesantren.

Ketua RMI PWNU Jawa Tengah, KH Ahmad Fadlullah Turmudzi, mengatakan pengasuh pesantren putri memegang peran penting dalam menjaga marwah pesantren sekaligus memastikan sistem perlindungan berjalan efektif.

“Pengasuh pesantren putri memiliki posisi strategis sebagai penjaga marwah pesantren sekaligus pembuat sistem yang memastikan pendidikan berjalan dalam koridor kasih sayang dan keadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menyebut pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi muda sehingga keamanan dan kenyamanan santri harus menjadi prioritas utama.

Forum tersebut juga diisi pembahasan mengenai implementasi Peraturan Menteri Agama Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pesantren Ramah Anak, pencegahan kekerasan seksual, hingga pelatihan deteksi dini persoalan psikologis santri.

Di akhir kegiatan, para peserta mendeklarasikan komitmen pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Santri di masing-masing pesantren sebagai langkah konkret menciptakan lingkungan pondok yang lebih aman bagi anak dan perempuan.

  • Penulis: Indra W
  • Editor: Agus Subekti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • RSUD Salatiga Gempar, Pasien Epilepsi Terjun dari Lantai Empat

    RSUD Salatiga Gempar, Pasien Epilepsi Terjun dari Lantai Empat

    • calendar_month Rab, 10 Sep 2025
    • account_circle M Indra
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Kepanikan melanda RSUD Salatiga pada Rabu (10/9/2025) pagi. Seorang pasien epilepsi, AS (32), warga Tengaran, Kabupaten Semarang, tiba-tiba melompat dari lantai 4 ruang perawatan Flamboyan. Plh Kasi Humas Polres Salatiga, IPDA Sutopo, menyampaikan bahwa AS datang bersama ibunya untuk menjalani rawat inap. Namun sejak awal pasien menolak tindakan medis. “Korban sudah […]

  • Ritual Temu Tirta, Tradisi Sakral Warga Lereng Merapi-Merbabu

    Ritual Temu Tirta, Tradisi Sakral Warga Lereng Merapi-Merbabu

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Ari W
    • 0Komentar

    Warga Samiran Satukan Dua Mata Air Demi Kelestarian Alam dan Keselamatan BOYOLALI | EksposJateng.com – Awal bulan Suro atau Muharam menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Setiap tahunnya, mereka menggelar Upacara Temu Tirta, tradisi menyatukan dua mata air sakral dari Gunung Merbabu dan Gunung Merapi, sebagai ikhtiar spiritual agar desa […]

  • Komisi V DPR Apresiasi Pembangunan Exit Tol Pattimura Salatiga, Diyakini Dongkrak Ekonomi Warga

    Komisi V DPR Apresiasi Pembangunan Exit Tol Pattimura Salatiga, Diyakini Dongkrak Ekonomi Warga

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Komisi V DPR RI mengapresiasi langkah pemerintah dalam memulai pembangunan Exit Tol Pattimura di Kota Salatiga, Jawa Tengah. Proyek ini dinilai akan memberi dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pusat kota. Anggota Komisi V DPR RI, Fadholi, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto melalui Kementerian […]

  • Dugaan Pencabulan Santriwati, Guru Madrasah di Demak Ditangkap Polisi

    Dugaan Pencabulan Santriwati, Guru Madrasah di Demak Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle M. Supadi
    • 0Komentar

    DEMAK | EksposJateng.com — Seorang guru madrasah di Kabupaten Demak, berinisial MR (60), resmi diamankan oleh pihak kepolisian setelah dilaporkan atas dugaan melakukan pelecehan terhadap sejumlah santriwati. Kasus ini menyita perhatian publik karena diduga telah berlangsung sejak tahun 2021 hingga pertengahan 2025. Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha mengungkapkan bahwa kasus ini mulai terbongkar dari percakapan […]

  • Bukber Ramadhan, Kapolres Salatiga Perkuat Kemitraan Media dan Kenalkan Museum Polres

    Bukber Ramadhan, Kapolres Salatiga Perkuat Kemitraan Media dan Kenalkan Museum Polres

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    SALATIGA |EksposJateng.com – Kepolisian Resor Polres Salatiga memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah untuk mempererat hubungan dengan insan pers melalui kegiatan buka puasa bersama yang digelar di Joglo Satlantas Polres Salatiga, Rabu (25/2/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, didampingi Wakapolres Kompol R Arsadi KS, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta DS, […]

  • Pemprov Jateng Bidik WiFi Publik Jadi Sumber PAD Baru 2027

    Pemprov Jateng Bidik WiFi Publik Jadi Sumber PAD Baru 2027

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    SURAKARTA | EskposJateng.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai melirik potensi baru untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2027, yakni dari pemanfaatan aset digital berupa layanan WiFi publik. Gagasan ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan 2027 yang digelar di Surakarta, Rabu (8/4/2026). Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Digital (Diskomdigi) Jateng, Agung Hariyadi, menyebut […]

expand_less