Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERKINI » Pacuan Kuda Tegalwaton Jadi Panggung Sportainment, Tradisi Mangkunegaran Ikut Berlari

Pacuan Kuda Tegalwaton Jadi Panggung Sportainment, Tradisi Mangkunegaran Ikut Berlari

  • account_circle Vano
  • calendar_month 23 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

KAB.SEMARANG | EksposJateng.com – Atmosfer sportainment terasa kuat dalam ajang IHR Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026 di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (10/5/2026). Tidak hanya adu cepat di lintasan, pacuan kuda kali ini juga membawa nuansa budaya dan sejarah yang dikemas lebih modern.

Ratusan penonton memadati arena menyaksikan duel para joki dan kuda terbaik dari berbagai daerah. Di balik tensi persaingan, terselip cerita panjang hubungan Keraton Mangkunegaran dengan dunia equestrian yang sudah berlangsung sejak abad ke-19.

Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (K.G.P.A.A.) Mangkoenagoro X mengatakan kuda memiliki peran penting dalam sejarah keprajuritan Mangkunegaran. Bahkan, sejumlah kawasan di sekitar Solo dan Salatiga memiliki jejak historis pacuan dan aktivitas berkuda kerajaan.

“Stasiun Balapan itu dulunya arena pacuan. Di dalam keraton juga ada area kuda keprajuritan,” ujar Mangkoenagoro X di sela kegiatan.

Menurut dia, penyelenggaraan pacuan di kawasan Tegalwaton memiliki nilai historis karena Salatiga menjadi salah satu titik penting lahirnya Trah Mangkunegaran.

“Jadi memang antara kuda, Salatiga, dan Mangkunegara ini punya sejarah panjang,” katanya.

Nuansa tradisional semakin terasa karena panitia, tamu, hingga sejumlah peserta tampil mengenakan kain Nusantara. Konsep itu sengaja dipadukan dengan kemasan modern agar olahraga berkuda lebih dekat dengan generasi muda.

“Walaupun pakai kain jalannya jadi lebih pelan, tapi tetap keren dan cantik,” ucapnya sambil tersenyum.

Mangkoenagoro X juga menilai pacuan kuda saat ini mulai berkembang menjadi gaya hidup baru yang menggabungkan olahraga, hiburan, dan budaya.

“Ini baru kolaborasi pertama. Tahun berikutnya harus lebih meriah lagi. Ekosistem olahraga berkuda sekarang semakin baik dan harus terus ditingkatkan,” katanya.

Ketua Umum PP Pordasi, Aryo PS Djojohadikusumo, menyebut konsep pacuan kuda ke depan akan dibuat lebih inklusif dan tidak monoton. Pordasi ingin menjadikan pacuan sebagai hiburan lintas generasi dengan tema berbeda di setiap event.

“Kemarin temanya western, sekarang kain Nusantara, besok bisa cosplay. Pacuan itu milik semua orang,” ujar Aryo.

Ia juga menyinggung momentum menuju 270 tahun Mangkunegaran yang dinilai bisa menjadi panggung lebih besar bagi event pacuan kuda nasional.

Sementara itu, VP Marketing & Operation Sarga.co, Kevin Jonathan Van Houten, mengatakan ajang kali ini diikuti 147 kuda dari 12 daerah di Indonesia dengan total hadiah mencapai Rp600 juta.

“Dalam setiap penyelenggaraan kami selalu mengutamakan sport, entertainment, dan tradition. Jadi selalu ada hal baru di setiap pacuan,” ujar Kevin.

  • Penulis: Vano
  • Editor: Indra W

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayi Prematur di Salatiga Alami Gangguan Usus, Ibu Muda Berjuang di Tengah Keterbatasan

    Bayi Prematur di Salatiga Alami Gangguan Usus, Ibu Muda Berjuang di Tengah Keterbatasan

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle Bang Nur
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Prihati, warga Jalan Ki Penjawi, Kelurahan Sidorejo Lor, Salatiga, tengah berjuang merawat bayinya yang lahir prematur di usia kandungan 28 minggu dengan berat hanya 800 gram. Bayi tersebut mengalami pembusukan usus dan harus menjalani operasi stoma di RSUP Dr. Sardjito, Yogyakarta. “Waktu itu jam 9 pagi saya kontraksi, turun ranjang mau […]

  • Ruwat Bumi Tanjunganom, Ribuan Warga Makan Tenong dan Berebut Gunungan

    Ruwat Bumi Tanjunganom, Ribuan Warga Makan Tenong dan Berebut Gunungan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Ridwan
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA | EksposJateng.com – Ribuan warga memadati lapangan Desa Tanjunganom, Kecamatan Rakit, Kamis (10/7/2025), dalam gelaran Pagelaran Seni Budaya dan Ruwat Bumi. Warga antusias mengikuti tradisi makan bersama (kembul bujana) nasi tenong serta berebut gunungan hasil bumi. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banjarnegara, Tursiman, mengapresiasi semangat pelestarian budaya lokal oleh masyarakat. “Momen ini merupakan cermin […]

  • Dugaan Pencabulan Santriwati, Guru Madrasah di Demak Ditangkap Polisi

    Dugaan Pencabulan Santriwati, Guru Madrasah di Demak Ditangkap Polisi

    • calendar_month Sel, 8 Jul 2025
    • account_circle M. Supadi
    • 0Komentar

    DEMAK | EksposJateng.com — Seorang guru madrasah di Kabupaten Demak, berinisial MR (60), resmi diamankan oleh pihak kepolisian setelah dilaporkan atas dugaan melakukan pelecehan terhadap sejumlah santriwati. Kasus ini menyita perhatian publik karena diduga telah berlangsung sejak tahun 2021 hingga pertengahan 2025. Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha mengungkapkan bahwa kasus ini mulai terbongkar dari percakapan […]

  • Komisi V DPR Apresiasi Pembangunan Exit Tol Pattimura Salatiga, Diyakini Dongkrak Ekonomi Warga

    Komisi V DPR Apresiasi Pembangunan Exit Tol Pattimura Salatiga, Diyakini Dongkrak Ekonomi Warga

    • calendar_month Sab, 18 Apr 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Komisi V DPR RI mengapresiasi langkah pemerintah dalam memulai pembangunan Exit Tol Pattimura di Kota Salatiga, Jawa Tengah. Proyek ini dinilai akan memberi dampak signifikan terhadap pergerakan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pusat kota. Anggota Komisi V DPR RI, Fadholi, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto melalui Kementerian […]

  • Pemprov Jateng Salurkan Beasiswa untuk Tekan Kemiskinan Lewat Pendidikan

    Pemprov Jateng Salurkan Beasiswa untuk Tekan Kemiskinan Lewat Pendidikan

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Ridwan
    • 0Komentar

    SUKOHARJO | EksposJateng.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan beasiswa pendidikan kepada ribuan anak dari keluarga miskin sebagai upaya konkret untuk memutus rantai kemiskinan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayahnya. “Di Jawa Tengah, tingkat kemiskinan masih 9,58 persen. Tapi identitas masyarakat bukan hanya sandang, […]

  • Desa Wisata Jateng Dibidik Go Digital, PLN Icon Plus Ikut Mengawal

    Desa Wisata Jateng Dibidik Go Digital, PLN Icon Plus Ikut Mengawal

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Galang
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA | EksposJateng.com – Senyum bangga tampak dari wajah para perwakilan desa wisata saat nama mereka diumumkan sebagai juara di Puncak Gelar Desa Wisata Jawa Tengah 2025. Ajang yang digelar Dispora Jateng di Hotel Fox, Banjarnegara, Kamis (11/9) ini menjadi bukti bahwa desa-desa punya potensi besar, asal dikelola dengan serius. Desa Wisata Sendangasri (Dessen) dari […]

expand_less