Wahana ATV GAASS Dibuka, Kauman Kidul Bidik Lonjakan Wisata namun Hadapi Ujian Pengelolaan
- account_circle Indra W
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

SALATIGA | EksposJateng.com – Inovasi wisata berbasis petualangan hadir di wilayah Kauman Kidul, Kota Salatiga. Wahana Gubuk Agung ATV Sitalang Salatiga (GAASS) resmi dibuka di kawasan Gubuk Agung, dengan harapan menjadi magnet baru yang mampu menggerakkan ekonomi warga.
Ketua pengelola, Sunaryo, menyebut kehadiran wahana ATV tersebut bukan sekadar menambah pilihan hiburan, melainkan bagian dari strategi mendorong potensi wisata desa agar lebih berkembang.
“Kauman Kidul punya potensi alam yang kuat. Melalui GAASS, kami ingin kawasan ini lebih dikenal luas dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Sunaryo saat peresmian.
Ia menilai wisata berbasis aktivitas luar ruang seperti ATV dapat menarik minat pengunjung, terutama dari kalangan muda, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga, mulai dari kuliner hingga jasa pendukung wisata.
Namun, di balik optimisme itu, sejumlah catatan mulai mengemuka. Perangkat desa setempat, Edi, menegaskan bahwa pengembangan wisata tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.
“Kami mendukung penuh inovasi ini. Tetapi keamanan pengunjung dan kelestarian lingkungan harus tetap menjadi prioritas utama,” kata Edi.
Pernyataan tersebut mencerminkan tantangan yang kerap muncul dalam pengembangan wisata desa, yakni menjaga keseimbangan antara eksploitasi potensi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Wahana ATV, yang identik dengan lintasan alam terbuka, dinilai memiliki risiko terhadap kerusakan lahan jika tidak dikelola secara terukur.
Peresmian GAASS berlangsung sederhana dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur, dilanjutkan doa bersama agar operasional berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Kehadiran GAASS diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan wisata lokal di Kauman Kidul. Namun, keberhasilan jangka panjangnya akan sangat ditentukan oleh konsistensi pengelolaan, standar keselamatan, serta komitmen menjaga lingkungan.
Jika tidak, euforia pembukaan wahana baru berpotensi hanya menjadi tren sesaat tanpa dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan warga.
- Penulis: Indra W

Saat ini belum ada komentar