Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » REGIONAL » Wahana ATV GAASS Dibuka, Kauman Kidul Bidik Lonjakan Wisata namun Hadapi Ujian Pengelolaan

Wahana ATV GAASS Dibuka, Kauman Kidul Bidik Lonjakan Wisata namun Hadapi Ujian Pengelolaan

  • account_circle Indra W
  • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
  • comment 0 komentar

SALATIGA | EksposJateng.com – Inovasi wisata berbasis petualangan hadir di wilayah Kauman Kidul, Kota Salatiga. Wahana Gubuk Agung ATV Sitalang Salatiga (GAASS) resmi dibuka di kawasan Gubuk Agung, dengan harapan menjadi magnet baru yang mampu menggerakkan ekonomi warga.

Ketua pengelola, Sunaryo, menyebut kehadiran wahana ATV tersebut bukan sekadar menambah pilihan hiburan, melainkan bagian dari strategi mendorong potensi wisata desa agar lebih berkembang.

“Kauman Kidul punya potensi alam yang kuat. Melalui GAASS, kami ingin kawasan ini lebih dikenal luas dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar,” ujar Sunaryo saat peresmian.

Ia menilai wisata berbasis aktivitas luar ruang seperti ATV dapat menarik minat pengunjung, terutama dari kalangan muda, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga, mulai dari kuliner hingga jasa pendukung wisata.

Namun, di balik optimisme itu, sejumlah catatan mulai mengemuka. Perangkat desa setempat, Edi, menegaskan bahwa pengembangan wisata tidak boleh mengabaikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.

“Kami mendukung penuh inovasi ini. Tetapi keamanan pengunjung dan kelestarian lingkungan harus tetap menjadi prioritas utama,” kata Edi.

Pernyataan tersebut mencerminkan tantangan yang kerap muncul dalam pengembangan wisata desa, yakni menjaga keseimbangan antara eksploitasi potensi ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Wahana ATV, yang identik dengan lintasan alam terbuka, dinilai memiliki risiko terhadap kerusakan lahan jika tidak dikelola secara terukur.

Peresmian GAASS berlangsung sederhana dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur, dilanjutkan doa bersama agar operasional berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Kehadiran GAASS diharapkan menjadi pemicu pertumbuhan wisata lokal di Kauman Kidul. Namun, keberhasilan jangka panjangnya akan sangat ditentukan oleh konsistensi pengelolaan, standar keselamatan, serta komitmen menjaga lingkungan.

Jika tidak, euforia pembukaan wahana baru berpotensi hanya menjadi tren sesaat tanpa dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan warga.

  • Penulis: Indra W

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ritual Temu Tirta, Tradisi Sakral Warga Lereng Merapi-Merbabu

    Ritual Temu Tirta, Tradisi Sakral Warga Lereng Merapi-Merbabu

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Ari W
    • 0Komentar

    Warga Samiran Satukan Dua Mata Air Demi Kelestarian Alam dan Keselamatan BOYOLALI | EksposJateng.com – Awal bulan Suro atau Muharam menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali. Setiap tahunnya, mereka menggelar Upacara Temu Tirta, tradisi menyatukan dua mata air sakral dari Gunung Merbabu dan Gunung Merapi, sebagai ikhtiar spiritual agar desa […]

  • Pemuda Salatiga Unjuk Gigi, Robby Apresiasi Jambore Pemuda 2025

    Pemuda Salatiga Unjuk Gigi, Robby Apresiasi Jambore Pemuda 2025

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Muhamad Nuraeni
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan, Sp.OG menghadiri Malam Penganugerahan Jambore Pemuda Kota Salatiga Tahun 2025, Jumat (11/7) di halaman DPRD Kota Salatiga. Acara yang merupakan bagian dari peringatan Hari Jadi ke-1275 Kota Salatiga ini berlangsung meriah dan sarat makna. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Komisi E DPRD Jateng, Bagus Suryokusumo, […]

  • Jateng Terima 72.460 Siswa Miskin, Gandeng Sekolah Swasta dalam Program Kemitraan

    Jateng Terima 72.460 Siswa Miskin, Gandeng Sekolah Swasta dalam Program Kemitraan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Andi Saputra
    • 0Komentar

    SEMARANG | EksposJateng.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperluas akses pendidikan gratis bagi siswa miskin. Pada Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) SMA/SMK 2025, sebanyak 72.460 siswa miskin diterima melalui jalur afirmasi. Dari jumlah tersebut, 70 ribu siswa masuk ke SMA/SMK negeri, sementara 2.460 lainnya diterima di sekolah swasta melalui program sekolah kemitraan yang digulirkan […]

  • Wanita Asal Demak Dibunuh di Sawah, Pelaku Diringkus di Tangerang

    Wanita Asal Demak Dibunuh di Sawah, Pelaku Diringkus di Tangerang

    • calendar_month Jum, 4 Jul 2025
    • account_circle M. Supadi
    • 0Komentar

    DEMAK | EksposJateng.com – Satreskrim Polres Demak menangkap AR (32), pelaku pembunuhan terhadap SH (20), warga Wergu Wetan, Kudus, yang jasadnya ditemukan di sawah Desa Wonoketingal, Karanganyar, Demak. Pelaku yang berasal dari Desa Sari, Gajah, Demak, ditangkap saat berada di warung makan di Tangerang, Jumat (27/6). Kapolres Demak AKBP Ari Cahya Nugraha menyebut korban dibunuh […]

  • Pemprov Jateng Bidik WiFi Publik Jadi Sumber PAD Baru 2027

    Pemprov Jateng Bidik WiFi Publik Jadi Sumber PAD Baru 2027

    • calendar_month Kam, 9 Apr 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    SURAKARTA | EskposJateng.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai melirik potensi baru untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2027, yakni dari pemanfaatan aset digital berupa layanan WiFi publik. Gagasan ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pendapatan 2027 yang digelar di Surakarta, Rabu (8/4/2026). Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, dan Digital (Diskomdigi) Jateng, Agung Hariyadi, menyebut […]

  • “DIS/ORDER” di Jogja, Ketika Kelelahan Mental Bicara Lewat Karya Seni

    “DIS/ORDER” di Jogja, Ketika Kelelahan Mental Bicara Lewat Karya Seni

    • calendar_month Kam, 30 Apr 2026
    • account_circle M Nafiul Haris
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA | EskposJateng.com – Di tengah tuntutan hidup yang serba cepat, rasa lelah sering kali dipendam dan dianggap biasa. Lewat pameran “DIS/ORDER: It’s fine, actually”, sebanyak 20 seniman mencoba membalik cara pandang itu, mengangkat kelelahan mental sebagai sesuatu yang layak dilihat dan dibicarakan. Pameran yang digelar di Sangkasa Gallery pada 29 April hingga 1 Mei […]

expand_less