Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » REGIONAL » GABSI Desak Tindakan Tegas, Audiensi Celosia Berlangsung Alot

GABSI Desak Tindakan Tegas, Audiensi Celosia Berlangsung Alot

  • account_circle Indra W
  • calendar_month Sen, 13 Apr 2026
  • comment 0 komentar

Ungaran | EksposJateng.com – Audiensi kedua antara Gabungan LSM, Ormas, dan Media Indonesia (GABSI) dan DPRD Kabupaten Semarang mengungkap persoalan yang lebih luas dari sekadar dugaan pelanggaran perizinan wahana wisata Celosia. Rapat yang digelar Komisi C pada Sabtu (11/4/2024) itu menyoroti lemahnya pengawasan lintas organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam forum tersebut, hadir sejumlah instansi teknis seperti DPMPTSP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Dinas PUPR, serta Satpol PP. Pihak manajemen PT Cipta Pesona Indonesia sebagai pengelola Celosia juga turut memberikan keterangan.

Dari paparan yang mengemuka, GABSI menilai terdapat ketidaksinkronan pengawasan antarinstansi. Kondisi ini diduga menjadi celah terjadinya pelanggaran administratif yang tidak tertangani secara cepat.

Sekretaris Jenderal GABSI, Winarno, mengatakan bahwa persoalan Celosia tidak bisa dilihat secara parsial. Ia menilai ada indikasi pembiaran yang berpotensi merusak tata kelola perizinan di daerah.

“Kalau ini dibiarkan, akan menjadi preseden buruk bagi dunia usaha,” kata Winarno.

Setelah melalui pembahasan, DPRD mencatat dua langkah yang akan dilakukan. Pengelola Celosia menyatakan kesediaan menghentikan sementara operasional, sementara Dinas Lingkungan Hidup akan menghitung potensi sanksi administratif dalam waktu satu bulan.

Meski demikian, GABSI menilai langkah tersebut belum menyentuh akar persoalan. Mereka meminta pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada sanksi administratif, tetapi juga menelusuri kemungkinan pelanggaran lain, termasuk dampak terhadap lingkungan.

Humas GABSI, Prabu Galuh Susilo, menegaskan pentingnya keterbukaan dalam penanganan kasus ini. “Harus jelas siapa yang bertanggung jawab,” ujarnya.

GABSI juga menyampaikan tiga tuntutan kepada pemerintah daerah, yakni penegakan hukum tanpa kompromi, transparansi proses penindakan, serta penolakan terhadap toleransi bagi pelaku usaha yang melanggar aturan.

Hingga kini, belum ada kepastian apakah sanksi yang akan dijatuhkan hanya berupa denda administratif atau berkembang ke proses hukum yang lebih lanjut.

Kasus ini menjadi perhatian karena dinilai dapat mencerminkan kualitas pengawasan pemerintah daerah dalam mengelola sektor pariwisata yang terus berkembang di Kabupaten Semarang.

  • Penulis: Indra W

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • The Jeblogs dan GME Tutup Panggung Jateng Fair 2025 dengan Energi Lokal

    The Jeblogs dan GME Tutup Panggung Jateng Fair 2025 dengan Energi Lokal

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Gilang Alpha
    • 0Komentar

    SEMARANG | EksposJateng.com – Dua band lokal dengan karakter kuat, The Jeblogs dan Good Morning Everyone (GME), menjadi penampil pamungkas dalam rangkaian konser musik Jateng Fair 2025. Kedua band tersebut tampil penuh energi di panggung utama PRPP Semarang, Minggu malam (6/7/2025), dan sukses menutup acara tahunan itu dengan semarak. The Jeblogs, band asal Klaten, membuka […]

  • Bupati Perempuan Pertama Banjarnegara: Terinspirasi Kartini, Uji Kepemimpinan di Tengah Stigma dan Ekspektasi Publik

    Bupati Perempuan Pertama Banjarnegara: Terinspirasi Kartini, Uji Kepemimpinan di Tengah Stigma dan Ekspektasi Publik

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA | HARIAN7.COM – Semangat Raden Ajeng Kartini tak hanya dikenang sebagai simbol emansipasi, tetapi juga menjadi inspirasi nyata bagi perempuan masa kini dalam menembus batas kepemimpinan. Hal itu tercermin dari sosok Amalia Desiana, perempuan pertama yang memimpin Kabupaten Banjarnegara. Bagi Amalia, Kartini bukan sekadar ikon sejarah, melainkan representasi keberanian perempuan untuk berkarya dan membawa […]

  • Rayakan Hari Anak Nasional, Srikandi PLN Icon Plus Bawa Keceriaan ke TK ABA 43

    Rayakan Hari Anak Nasional, Srikandi PLN Icon Plus Bawa Keceriaan ke TK ABA 43

    • calendar_month Rab, 30 Jul 2025
    • account_circle Galang
    • 0Komentar

    SEMARANG | EksposJateng.com – Suasana ceria menyelimuti TK ABA 43 Banyumanik, Semarang, saat puluhan anak-anak disambut dengan kegiatan sosial dan edukatif dari para Srikandi PLN Icon Plus. Momen spesial ini digelar dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2025, sebagai wujud nyata kepedulian PLN Icon Plus terhadap generasi muda sejak usia dini. Tak hanya sekadar kunjungan, […]

  • Polisi Bongkar Prostitusi Online di Mranggen, Korbannya Anak di Bawah Umur

    Polisi Bongkar Prostitusi Online di Mranggen, Korbannya Anak di Bawah Umur

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle M. Supadi
    • 0Komentar

    Demak| EksposeJateng.com – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Demak berhasil membongkar praktik dugaan eksploitasi seksual terhadap anak di bawah umur yang dijalankan secara daring. Seorang perempuan berinisial RO alias Della (37) diamankan dari sebuah rumah kos di Desa Batursari, Kecamatan Mranggen. Dalam operasi tersebut, polisi menemukan dua korban perempuan, salah satunya masih […]

  • Kabel Optik Kusut di Telemoyo, PLN Icon Plus Bergerak Cegah Gangguan Jaringan

    Kabel Optik Kusut di Telemoyo, PLN Icon Plus Bergerak Cegah Gangguan Jaringan

    • calendar_month Rab, 27 Agu 2025
    • account_circle Galang
    • 0Komentar

    Magelang | EksposJateng.com — Di balik derasnya arus digitalisasi, repeater Telemoyo di Jawa Tengah menyimpan peran krusial: menghubungkan jaringan telekomunikasi ribuan pelanggan. Namun, kondisi kabel optik yang tak tertata rapi berpotensi menjadi bom waktu bagi stabilitas layanan internet. Situasi inilah yang mendorong PLN Icon Plus SBU Regional Jawa Bagian Tengah mengirim tim Service Point (Serpo) […]

  • Menteri PPPA Soroti Keamanan Santri Putri, Pesantren Diminta Tak Lagi Toleran terhadap Kekerasan

    Menteri PPPA Soroti Keamanan Santri Putri, Pesantren Diminta Tak Lagi Toleran terhadap Kekerasan

    • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA | EksposJateng.com – Menteri Arifah Choiri Fauzi mengingatkan pondok pesantren tidak boleh lagi menganggap persoalan kekerasan terhadap santri sebagai isu sepele atau urusan internal semata. Dalam Halaqah Interaktif Pengasuh Pesantren Putri se-Jawa Tengah di Pendapa Dipayudha Adigraha, Banjarnegara, Minggu (10/5/2026), Menteri PPPA menegaskan pesantren memiliki tanggung jawab penuh menciptakan ruang pendidikan yang aman karena […]

expand_less