Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERKINI » Menteri PPPA Soroti Keamanan Santri Putri, Pesantren Diminta Tak Lagi Toleran terhadap Kekerasan

Menteri PPPA Soroti Keamanan Santri Putri, Pesantren Diminta Tak Lagi Toleran terhadap Kekerasan

  • account_circle Indra W
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2026
  • comment 0 komentar

BANJARNEGARA | EksposJateng.com – Menteri Arifah Choiri Fauzi mengingatkan pondok pesantren tidak boleh lagi menganggap persoalan kekerasan terhadap santri sebagai isu sepele atau urusan internal semata.

Dalam Halaqah Interaktif Pengasuh Pesantren Putri se-Jawa Tengah di Pendapa Dipayudha Adigraha, Banjarnegara, Minggu (10/5/2026), Menteri PPPA menegaskan pesantren memiliki tanggung jawab penuh menciptakan ruang pendidikan yang aman karena santri hidup 24 jam di lingkungan pondok.

“Mari bersama-bersama kita wujudkan pondok pesantren yang aman, bebas kekerasan, menjunjung tinggi nilai pendidikan dan kasih sayang. Santri selama 24 jam berada dalam pengasuhan pesantren, bukan bersama orang tuanya,” kata Arifah.

Pernyataan tersebut menjadi sorotan di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap kasus kekerasan dan perundungan di lingkungan pendidikan berbasis asrama, termasuk pesantren.

Menurut Arifah, ada empat aspek penting yang harus dijamin pengelola pondok pesantren, yakni keamanan fisik santri, perlindungan kehormatan dan martabat, keamanan psikologis dari bullying, serta kenyamanan dalam belajar.

“Santri harus terlindungi secara fisik, terjaga martabat dan kehormatannya, tidak mengalami tekanan psikis akibat bullying, dan mendapatkan ruang belajar yang nyaman agar tumbuh menjadi generasi unggul,” tegasnya.

Kegiatan yang digagas Rabithah Ma’ahid Islamiyah PWNU Jawa Tengah itu diikuti sekitar 350 peserta, terdiri atas pengasuh pesantren putri dan para musyrifah dari wilayah Karesidenan Banyumas. Forum mengangkat tema penguatan sistem perlindungan santri berbasis nilai-nilai pesantren.

Ketua RMI PWNU Jawa Tengah, KH Ahmad Fadlullah Turmudzi, mengatakan pengasuh pesantren putri memegang peran penting dalam menjaga marwah pesantren sekaligus memastikan sistem perlindungan berjalan efektif.

“Pengasuh pesantren putri memiliki posisi strategis sebagai penjaga marwah pesantren sekaligus pembuat sistem yang memastikan pendidikan berjalan dalam koridor kasih sayang dan keadilan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Banjarnegara, Amalia Desiana, menyebut pesantren memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi muda sehingga keamanan dan kenyamanan santri harus menjadi prioritas utama.

Forum tersebut juga diisi pembahasan mengenai implementasi Peraturan Menteri Agama Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pesantren Ramah Anak, pencegahan kekerasan seksual, hingga pelatihan deteksi dini persoalan psikologis santri.

Di akhir kegiatan, para peserta mendeklarasikan komitmen pembentukan Satuan Tugas Perlindungan Santri di masing-masing pesantren sebagai langkah konkret menciptakan lingkungan pondok yang lebih aman bagi anak dan perempuan.

  • Penulis: Indra W
  • Editor: Agus Subekti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rahasia Petani Karang Nangka: Sawah Subur, Panen Lebih Banyak

    Rahasia Petani Karang Nangka: Sawah Subur, Panen Lebih Banyak

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Agus Subekti
    • 0Komentar

    BANYUMAS | EksposJateng.com – Di tengah desakan biaya pupuk kimia yang kian mencekik, sekelompok petani di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Pekuncen, justru melawan arus. Mereka memilih jalan berbeda: bertani padi organik. Hasilnya? Biaya lebih murah, tanah makin subur, dan rasa nasi yang bikin ketagihan. “Mulanya dari satu orang, naik ke 6 orang, saat ini di […]

  • Penambangan Diduga Ilegal di Warak Resmi Dihentikan, Pemkot Salatiga Tegaskan Penegakan Perda Tata Ruang

    Penambangan Diduga Ilegal di Warak Resmi Dihentikan, Pemkot Salatiga Tegaskan Penegakan Perda Tata Ruang

    • calendar_month Jum, 11 Jul 2025
    • account_circle Indra
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Aktivitas penambangan yang berlangsung di wilayah Warak RW VI, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sidomukti, Kota Salatiga, resmi dihentikan, Jumat (11/7/2025). Penghentian dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Salatiga bersama unsur TNI, Polri, Kejaksaan, Camat, Lurah, serta masyarakat setempat. Plt Kepala Satpol PP Kota Salatiga, Guntur Junanto, menyampaikan bahwa penghentian […]

  • SAKRAL Santuni 40 Anak Yatim, Momentum Berbagi di Bulan Ramadan

    SAKRAL Santuni 40 Anak Yatim, Momentum Berbagi di Bulan Ramadan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari (SAKRAL) menggelar buka puasa bersama sekaligus santunan anak yatim di kawasan TWSS, Dusun Nogosaren RW 5, Kelurahan Kauman Kidul, Kota Salatiga, Jumat (6/3/2026). Kegiatan itu diikuti sekitar 40 anak yatim dari wilayah Nogosaren dan Kauman Kidul. Acara berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Sejumlah relawan dan anggota […]

  • Empat Pengedar Obat Terlarang Diciduk! Sabu dan Ribuan Pil Trihexyphenidyl Diamankan Polres Semarang

    Empat Pengedar Obat Terlarang Diciduk! Sabu dan Ribuan Pil Trihexyphenidyl Diamankan Polres Semarang

    • calendar_month Kam, 17 Jul 2025
    • account_circle M. Supadi
    • 0Komentar

    Ungaran | EksposJateng.com – Praktik peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah Kabupaten Semarang kembali terbongkar. Empat pelaku yang diduga kuat sebagai pengedar dan pengguna psikotropika serta obat golongan G berhasil dibekuk jajaran Sat Resnarkoba Polres Semarang dalam kurun waktu dua bulan terakhir. Dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Semarang, Kamis (17/7/2025), Kapolres Semarang […]

  • Penjual Kembang di Salatiga Laris Jelang Malam Satu Suro

    Penjual Kembang di Salatiga Laris Jelang Malam Satu Suro

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Bang Nur
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Menjelang malam pergantian tahun baru Islam atau Hijriyah, suasana khas budaya Jawa terasa hidup di berbagai daerah, termasuk di Kota Salatiga. Bagi masyarakat Jawa, momen ini dikenal dengan sebutan “Malam Satu Suro”, yang disambut dengan berbagai ritual sakral penuh makna. Malam 1 Suro dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk menyucikan diri […]

  • PLN Icon Plus Sisir Kabel Udara di Cilacap

    PLN Icon Plus Sisir Kabel Udara di Cilacap

    • calendar_month Sen, 28 Jul 2025
    • account_circle Arif
    • 0Komentar

    CILACAP | EksposJateng.com – Pemandangan kabel menjuntai di sepanjang Jalan Lingkar Timur, Kabupaten Cilacap, akhirnya mendapat perhatian serius. Menjawab keluhan masyarakat, PLN Icon Plus, melalui Unit SBU Regional Jawa Bagian Tengah, turun tangan langsung melakukan penertiban jaringan kabel udara yang dinilai semrawut dan membahayakan. Langkah penertiban ini dijalankan oleh tim teknis Service Point (Serpo) PLN […]

expand_less