Diduga Tersulut Puntung Rokok, Kebakaran Hanguskan Sebagian Rumah Warga Kalangan Pabelan
- account_circle Indra W
- calendar_month 22 jam yang lalu
- comment 0 komentar

EksposJateng.com – Kebakaran menghanguskan sebagian rumah milik Paidi (62), warga Dusun Kalangan RT 01 RW 05, Desa Sukoharjo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, Senin (8/6/2026) dini hari. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke rumah-rumah lain di sekitarnya.
Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Supriyadi, warga setempat yang hendak berangkat menyadap karet di lahan PTPN IX sekitar pukul 02.15 WIB. Saat melintas, ia melihat kobaran api dari arah rumah korban.
Ketika didekati, api ternyata sudah membesar di bagian ruang tamu. Kondisi tersebut diperparah karena di dalam ruangan terdapat lima unit sepeda motor yang terparkir.
“Warga yang mengetahui kejadian langsung berdatangan untuk membantu. Sebagian berusaha menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi dari dalam rumah,” ujar Agus Subekti, warga setempat.
Sekitar pukul 02.30 WIB, warga bergotong royong mengamankan barang-barang milik korban sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran Kota Salatiga.
Petugas damkar tiba di lokasi sekitar pukul 03.15 WIB dan langsung melakukan pemadaman. Hanya dalam waktu sekitar 15 menit, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 03.30 WIB.
Menurut Agus, cepatnya penanganan petugas menjadi faktor penting yang mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di lingkungan tersebut.
“Beruntung pemadam kebakaran cepat datang sehingga api tidak sampai menjalar ke rumah-rumah tetangga,” katanya.
Meski berhasil dicegah meluas, kebakaran menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan rumah. Sekitar 80 persen bagian atap rumah dilaporkan terbakar. Dari lima sepeda motor yang berada di ruang tamu saat kejadian, satu unit berhasil diselamatkan warga.
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu puntung rokok yang menyambar bahan bakar dari salah satu sepeda motor yang terparkir di ruang tamu.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 80 juta.
- Penulis: Indra W

Saat ini belum ada komentar