Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERKINI » Bamsoet Dorong Investasi Korea Selatan di Smart Farm, Kosmetik, dan Otomotif

Bamsoet Dorong Investasi Korea Selatan di Smart Farm, Kosmetik, dan Otomotif

  • account_circle Indra W
  • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
  • comment 0 komentar

JAKARTA | EksposJateng.com – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong penguatan investasi Korea Selatan di Indonesia, khususnya pada sektor smart farm, industri kosmetik, dan komponen otomotif. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan Wali Kota Gyeongsan, Korea Selatan, Cho Hyun-il, bersama delegasi pengusaha di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Menurut Bamsoet, ketiga sektor tersebut memiliki prospek besar untuk memperkuat daya saing industri nasional, mempercepat transfer teknologi, membuka pasar ekspor, sekaligus menciptakan lapangan kerja.

“Indonesia memiliki pasar yang besar, sementara Korea Selatan unggul dalam inovasi dan teknologi. Sinergi ini akan saling menguntungkan bagi kedua negara,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kerja sama smart farm dapat mempercepat modernisasi pertanian melalui penerapan Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), dan sistem pertanian digital guna meningkatkan produktivitas serta efisiensi.

Di sektor kosmetik, Bamsoet menilai kolaborasi dapat dikembangkan melalui investasi pabrik, riset bahan baku alami Indonesia, pengembangan produk halal, hingga perluasan pasar ekspor.

Sementara di industri komponen otomotif, kerja sama dengan perusahaan Korea Selatan diharapkan meningkatkan kualitas produksi, memenuhi standar internasional, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai basis manufaktur otomotif di kawasan ASEAN.

Bamsoet menambahkan, hubungan ekonomi Indonesia dan Korea Selatan terus tumbuh, didukung investasi yang meningkat serta implementasi Indonesia–Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement (IK-CEPA).

Ia berharap komunikasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan investor terus diperkuat agar peluang kerja sama tersebut segera terealisasi menjadi investasi yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

  • Penulis: Indra W
  • Editor: Agus Subekti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bamsoet: Dunia Masuki Fase Rawan Geopolitik, KADIN Dukung Penuh Kebijakan Pemerintah Prabowo

    Bamsoet: Dunia Masuki Fase Rawan Geopolitik, KADIN Dukung Penuh Kebijakan Pemerintah Prabowo

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    JAKARTA | EksposJateng.com – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan kalangan dunia usaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri Indonesia mendukung penuh kebijakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menghadapi dinamika global yang kian kompleks. Menurut Bamsoet, dunia saat ini memasuki fase paling rawan sejak berakhirnya Perang Dingin. Ketegangan geopolitik meningkat di […]

  • Komitmen Hijau PT Kievit Indonesia: Dari Tradisi Menanam Pohon hingga Target Proper Hijau

    Komitmen Hijau PT Kievit Indonesia: Dari Tradisi Menanam Pohon hingga Target Proper Hijau

    • calendar_month Kam, 3 Jul 2025
    • account_circle Anggraini
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – PT Kievit Indonesia di Salatiga menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui filosofi tebang satu pohon, tanam tiga. Prinsip ini tidak hanya menjadi bagian dari operasional perusahaan, namun telah menjadi budaya yang dijaga dan diwariskan oleh pimpinan terdahulu. Direktur Utama PT Kievit Indonesia, H. Aryono Bambang Ardhyo, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan […]

  • Rahasia Petani Karang Nangka: Sawah Subur, Panen Lebih Banyak

    Rahasia Petani Karang Nangka: Sawah Subur, Panen Lebih Banyak

    • calendar_month Ming, 10 Agu 2025
    • account_circle Agus Subekti
    • 0Komentar

    BANYUMAS | EksposJateng.com – Di tengah desakan biaya pupuk kimia yang kian mencekik, sekelompok petani di Desa Banjar Anyar, Kecamatan Pekuncen, justru melawan arus. Mereka memilih jalan berbeda: bertani padi organik. Hasilnya? Biaya lebih murah, tanah makin subur, dan rasa nasi yang bikin ketagihan. “Mulanya dari satu orang, naik ke 6 orang, saat ini di […]

  • Fatayat NU Didorong Jadi Mitra Strategis Atasi Stunting di Jateng

    Fatayat NU Didorong Jadi Mitra Strategis Atasi Stunting di Jateng

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Faizal
    • 0Komentar

    WONOSOBO | EksposJateng.com – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, memberikan apresiasi terhadap kiprah Fatayat Nahdlatul Ulama dalam upaya pencegahan dan penanganan tengkes atau stunting di masyarakat. Melalui program “Sambang Ibu-Sambang Bayi”, Fatayat NU dinilai telah aktif menyebarkan edukasi mengenai pola asuh anak sebagai bagian dari mewujudkan generasi emas 2045. Pernyataan […]

  • Pengasuh Ponpes di Banjarnegara Ditangkap, Diduga Cabuli Empat Santriwati

    Pengasuh Ponpes di Banjarnegara Ditangkap, Diduga Cabuli Empat Santriwati

    • calendar_month Sen, 29 Jun 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA|EksposJateng.com – Satreskrim Polres Banjarnegara menangkap seorang pengasuh pondok pesantren berinisial N (52) yang diduga melakukan tindak pencabulan terhadap empat santriwati di sebuah pondok pesantren di Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara. Kasatreskrim Polres Banjarnegara Iptu Ori Friliansa Utama mengatakan, dugaan tindak pidana itu terjadi pada April 2026. Keempat korban yang masih berstatus anak masing-masing berinisial NAC […]

  • Jateng Terima 72.460 Siswa Miskin, Gandeng Sekolah Swasta dalam Program Kemitraan

    Jateng Terima 72.460 Siswa Miskin, Gandeng Sekolah Swasta dalam Program Kemitraan

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle Andi Saputra
    • 0Komentar

    SEMARANG | EksposJateng.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperluas akses pendidikan gratis bagi siswa miskin. Pada Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) SMA/SMK 2025, sebanyak 72.460 siswa miskin diterima melalui jalur afirmasi. Dari jumlah tersebut, 70 ribu siswa masuk ke SMA/SMK negeri, sementara 2.460 lainnya diterima di sekolah swasta melalui program sekolah kemitraan yang digulirkan […]

expand_less