Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » TERKINI » NASIONAL » BRI Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar di Salatiga, Oknum Pekerja Diproses PHK

BRI Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar di Salatiga, Oknum Pekerja Diproses PHK

  • account_circle Walda
  • calendar_month Rab, 12 Agu 2026
  • comment 0 komentar

SALATIGA | EksposJateng.com – Dugaan fraud yang menyeret salah satu oknum pekerja di lingkungan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Salatiga mendapat respons resmi dari pihak manajemen.

BRI memastikan kasus tersebut menjadi perhatian serius dan saat ini proses hukum telah berjalan di Polres Salatiga. Perusahaan juga mengambil langkah internal terhadap oknum pekerja yang diduga terlibat.

Pemimpin Kantor Cabang BRI Salatiga, Matthew Spencer, menyatakan bahwa pihaknya menghormati seluruh tahapan hukum yang sedang berlangsung.

“BRI menghormati proses hukum yang sedang berlangsung di Polres Salatiga, serta mengapresiasi aparat penegak hukum yang telah memproses dan menindaklanjuti laporan BRI,” ujar Matthew.

Selain menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian, BRI juga tidak tinggal diam dari sisi internal. Perusahaan tengah memproses Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap yang bersangkutan.

Menurut Matthew, tindakan tersebut merupakan bentuk ketegasan perusahaan dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mempertahankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Perbuatan tersebut merugikan BRI dari sisi finansial dan reputasi,” katanya.

Sementara terkait kabar yang menyebut adanya dana nasabah yang raib hingga mencapai Rp40 miliar, BRI meminta publik untuk mencermati informasi yang beredar.

Pihak BRI menegaskan angka tersebut belum dapat dipastikan dan tidak memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Informasi nominal dana nasabah raib sebesar Rp40 miliar tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” jelas Matthew.

BRI menegaskan akan terus menerapkan prinsip zero tolerance terhadap segala bentuk fraud maupun pelanggaran integritas.

Setiap individu yang terbukti melakukan pelanggaran, kata Matthew, akan diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan perusahaan dan aturan hukum yang berlaku.

“BRI tidak akan ragu mengambil tindakan tegas terhadap setiap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran,” pungkasnya.

  • Penulis: Walda

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Walikota Salatiga Terima Audiensi Yayasan Pendidikan STIE AMA

    Walikota Salatiga Terima Audiensi Yayasan Pendidikan STIE AMA

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Indra Widiyatmiko
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Walikota Salatiga, dr. Robby Hermawan, Sp.OG., menerima audiensi dengan Yayasan Pendidikan Salatiga STIE AMA di ruang kerjanya, Rabu (13/8/2025). Pertemuan ini membahas rencana pengembangan pendidikan di Kota Salatiga, khususnya di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) AMA. Dalam pertemuan tersebut, Ketua STIE AMA memaparkan program pengabdian masyarakat yang fokus pada pengelolaan sampah […]

  • Desa Wisata Jateng Dibidik Go Digital, PLN Icon Plus Ikut Mengawal

    Desa Wisata Jateng Dibidik Go Digital, PLN Icon Plus Ikut Mengawal

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Galang
    • 0Komentar

    BANJARNEGARA | EksposJateng.com – Senyum bangga tampak dari wajah para perwakilan desa wisata saat nama mereka diumumkan sebagai juara di Puncak Gelar Desa Wisata Jawa Tengah 2025. Ajang yang digelar Dispora Jateng di Hotel Fox, Banjarnegara, Kamis (11/9) ini menjadi bukti bahwa desa-desa punya potensi besar, asal dikelola dengan serius. Desa Wisata Sendangasri (Dessen) dari […]

  • Pawai Taaruf Meriahkan Tahun Baru Islam di Salatiga, Ribuan Peserta Tampilkan Nuansa Religi dan Budaya Lokal

    Pawai Taaruf Meriahkan Tahun Baru Islam di Salatiga, Ribuan Peserta Tampilkan Nuansa Religi dan Budaya Lokal

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Bang Nur
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Pemerintah Kota Salatiga kembali menggelar kegiatan kirab keagamaan dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 Hijriah melalui Pawai Taaruf 2025, Sabtu (28/06/2024). Kegiatan yang rutin digelar setiap tahun ini diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan. Sebanyak 58 grup atau lembaga turut ambil bagian dalam pawai tersebut, terdiri atas satuan […]

  • Anak di Bawah Umur Bobol Rumah dan Curi Motor di Bandungan

    Anak di Bawah Umur Bobol Rumah dan Curi Motor di Bandungan

    • calendar_month Kam, 31 Jul 2025
    • account_circle M. Supadi
    • 0Komentar

    Ungaran | EksposJateng.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Semarang mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan yang dilakukan seorang anak di bawah umur di Dusun Jetis, Desa Jetis, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Aksi nekat ini terjadi pada Kamis (31/7/2025). Kapolres Semarang, AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., membenarkan kejadian tersebut. “Benar bahwa kejadian terjadi di wilayah […]

  • Menata Ulang Irigasi, Menjaga Nafas Pertanian Kauman Kidul

    Menata Ulang Irigasi, Menjaga Nafas Pertanian Kauman Kidul

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.COM – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) kembali menyasar daerah pertanian. Pada Selasa (16/9), tim dari Balai bersama pendamping turun langsung ke Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Kunjungan itu dihadiri Ketua P3-TGAI, Tohirin, perwakilan Kelurahan Kauman Kidul yang diwakili Carik Edi, serta empat orang tim teknis dari Balai. […]

  • Pemprov Jateng Salurkan Beasiswa untuk Tekan Kemiskinan Lewat Pendidikan

    Pemprov Jateng Salurkan Beasiswa untuk Tekan Kemiskinan Lewat Pendidikan

    • calendar_month Sab, 28 Jun 2025
    • account_circle Ridwan
    • 0Komentar

    SUKOHARJO | EksposJateng.com – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan beasiswa pendidikan kepada ribuan anak dari keluarga miskin sebagai upaya konkret untuk memutus rantai kemiskinan. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam upaya pengentasan kemiskinan di wilayahnya. “Di Jawa Tengah, tingkat kemiskinan masih 9,58 persen. Tapi identitas masyarakat bukan hanya sandang, […]

expand_less