Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » REGIONAL » Wali Kota Semarang Turun Tangan, Polemik Rumah Makan Sultan Agung Kian Panas

Wali Kota Semarang Turun Tangan, Polemik Rumah Makan Sultan Agung Kian Panas

  • account_circle Bang Noer
  • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
  • comment 0 komentar

SEMARANG | EksposJateng.com – Setelah lebih dari setahun jadi buah bibir di media sosial, polemik pembangunan rumah makan di Jalan Sultan Agung No. 79, Kota Semarang, kembali mencuat. Kasus yang semula dianggap selesai diam-diam, kini menyeret perhatian Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.

Bangunan megah di kawasan elite itu diduga berdiri tak sepenuhnya sesuai izin. Laporan soal penyimpangan pertama kali dilayangkan oleh DPD Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) Jawa Tengah, yang menuding ada pelanggaran pada dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) tertanggal 16 Mei 2023.

“Bangunan melanggar garis sempadan dan terdapat galian basement parkir yang menyalahgunakan izin. Ada aktivitas penggalian tanah dan batuan dalam jumlah besar tanpa izin pertambangan khusus,” ujar Yoyok, Ketua DPD LAI Jateng, kepada wartawan.

Menurut LAI, mereka sudah mengantongi bukti kuat dari Dinas PTSP dan Dinas ESDMN Jawa Tengah yang menunjukkan bahwa izin pertambangan sebagaimana dimaksud memang tak pernah diterbitkan.

Lebih ironis lagi, dugaan pelanggaran itu disebut sudah berlangsung lebih dari setahun tanpa ada tindakan tegas dari pemerintah kota.

“Bahwa sudah satu tahun lebih bangunan rumah makan Jalan Sultan Agung No. 79 Kota Semarang dibiarkan begitu saja oleh Dinas Penataan Ruang/Pemerintah Kota Semarang,” tulis laporan LAI.

Di sisi lain, warga sekitar pun ikut menanggung akibatnya. Adrinata Kusuma, pemilik rumah yang berdampingan langsung dengan bangunan itu, mengaku rumahnya rusak setelah penggalian basement dilakukan.

“Saat penggalian basement, pondasi rumah saya ikut terdampak,” keluh Adrinata yang datang ke Balai Kota Semarang didampingi kuasa hukumnya, Tendy Suci Atmoko, S.H., Senin (6/10/2025).

Tendy menyebut pihaknya sudah mengadukan masalah ini sejak tahun lalu. Namun, yang keluar hanya surat peringatan tanpa tindakan nyata.

“Memang ada SP1 dan SP2, tapi bangunan tetap berdiri,” katanya.

Dalam pertemuan dengan Wali Kota, Tendy mengapresiasi langkah cepat pemerintah yang langsung merespons aduan warganya.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Wali Kota karena sudah mau mendengar langsung dan menunjuk dinas terkait untuk segera bergerak,” ujarnya.

Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti memastikan pemerintah kota akan turun langsung memediasi persoalan antara warga dengan pihak pengembang.

“Saya minta dimediasi. Ada dua hal yang perlu dibedakan: satu soal penghentian, satu lagi soal aduan. Pemerintah akan memfasilitasi pertemuan untuk mencari titik temu,” kata Agustina.

Ia juga sudah memerintahkan Dinas Penataan Ruang (Distaru) untuk menelusuri kembali aspek perizinan bangunan tersebut.

“Saya sudah minta Distaru untuk melakukan langkah-langkah penerusan. Apa yang harus dilakukan, segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Meski proses mediasi mulai digerakkan, publik menanti keseriusan pemerintah menegakkan aturan. Sementara itu, warga berharap kerusakan rumah mereka bisa segera diperbaiki.

Sampai berita ini diturunkan, pemilik bangunan rumah makan belum bisa dikonfirmasi.

  • Penulis: Bang Noer

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Semarang Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 1,5 Ton Beras

    Polres Semarang Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 1,5 Ton Beras

    • calendar_month Kam, 7 Agu 2025
    • account_circle M. Supadi
    • 0Komentar

    UNGARAN | EksposJateng.com – Dalam upaya mendukung stabilitas pasokan dan harga pangan, Polres Semarang menggelar Gerakan Pangan Murah di Balai Desa Keji, Kecamatan Ungaran Barat, Rabu (6/8/2025). Sebanyak 1,5 ton beras disalurkan kepada warga setempat. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB ini dipantau langsung jajaran Polres Semarang. Kanit II Satreskrim, IPDA Ardi […]

  • Pemkab Semarang Serahkan Insentif kepada 544 Pendidik Lembaga Keagamaan Nonformal

    Pemkab Semarang Serahkan Insentif kepada 544 Pendidik Lembaga Keagamaan Nonformal

    • calendar_month Kam, 26 Jun 2025
    • account_circle Ekspos Jateng
    • 0Komentar

    UNGARAN | EksposJateng.com – Pemerintah Kabupaten Semarang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan karakter generasi muda. Sebanyak 544 tenaga pendidik dari lembaga keagamaan nonformal menerima insentif yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, di pendapa rumah dinas bupati, Kamis (26/6/2025) siang. Dalam sambutannya, Bupati Ngesti menegaskan bahwa insentif tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus […]

  • Kejari Demak Hentikan Perkara Petani Lewat Restorative Justice, Subadi Bebas dari Jerat Hukum, Keluarga Menangis Haru

    Kejari Demak Hentikan Perkara Petani Lewat Restorative Justice, Subadi Bebas dari Jerat Hukum, Keluarga Menangis Haru

    • calendar_month Sab, 12 Jul 2025
    • account_circle M. Supadi
    • 0Komentar

    Demak | Eksposjateng.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Demak resmi menghentikan perkara hukum terhadap Subadi (62), seorang petani asal Desa Grogol, Kecamatan Karang Tengah, melalui mekanisme Restorative Justice (RJ). Penghentian perkara ini diumumkan dalam sebuah prosesi resmi di Aula Kejari Demak, Jumat (10/7/2025), yang disambut haru oleh keluarga Subadi serta pendamping hukumnya. Perkara ini bermula dari […]

  • Bamsoet Dorong Investasi Korea Selatan di Smart Farm, Kosmetik, dan Otomotif

    Bamsoet Dorong Investasi Korea Selatan di Smart Farm, Kosmetik, dan Otomotif

    • calendar_month Kam, 9 Jul 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    JAKARTA | EksposJateng.com – Anggota DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendorong penguatan investasi Korea Selatan di Indonesia, khususnya pada sektor smart farm, industri kosmetik, dan komponen otomotif. Hal itu disampaikan saat menerima kunjungan Wali Kota Gyeongsan, Korea Selatan, Cho Hyun-il, bersama delegasi pengusaha di Jakarta, Kamis (9/7/2026). Menurut Bamsoet, ketiga sektor tersebut memiliki prospek besar […]

  • Dikaji Pemkot, Proyek Rumah Makan di Sultan Agung Disorot Warga: Jika Terbukti Langgar Batas, Diminta Ditindak Tegas

    Dikaji Pemkot, Proyek Rumah Makan di Sultan Agung Disorot Warga: Jika Terbukti Langgar Batas, Diminta Ditindak Tegas

    • calendar_month Rab, 28 Jan 2026
    • account_circle Andi Saputra
    • 0Komentar

    Semarang | EksposJateng.com – Riak sengketa pembangunan rumah makan di Jalan Sultan Agung No. 79, Kecamatan Gajahmungkur, makin menguat. Laporan warga soal dugaan kerusakan bangunan membuat Pemerintah Kota Semarang menerjunkan Dinas Penataan Ruang (Distaru) bersama tim ahli untuk menelisik langsung kondisi di lapangan, Rabu (28/1/2026). Di hadapan bangunan yang tengah dibangun, Kepala Bidang Tata Bangunan […]

  • SAKRAL Santuni 40 Anak Yatim, Momentum Berbagi di Bulan Ramadan

    SAKRAL Santuni 40 Anak Yatim, Momentum Berbagi di Bulan Ramadan

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • account_circle Indra W
    • 0Komentar

    SALATIGA | EksposJateng.com – Komunitas Salatiga Keris Ageman Lestari (SAKRAL) menggelar buka puasa bersama sekaligus santunan anak yatim di kawasan TWSS, Dusun Nogosaren RW 5, Kelurahan Kauman Kidul, Kota Salatiga, Jumat (6/3/2026). Kegiatan itu diikuti sekitar 40 anak yatim dari wilayah Nogosaren dan Kauman Kidul. Acara berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Sejumlah relawan dan anggota […]

expand_less